Produk
Bearing Bola
Bearing bola alur dalam, kontak sudut, self-aligning, aksial, dan kontak empat titik untuk aplikasi kecepatan tinggi dan presisi.

Bearing Bola Alur Dalam
Jenis bearing serbaguna untuk aplikasi berkecepatan tinggi dengan beban radial dan aksial dari kedua arah.
- Diameter Lubang
- 10 mm - 200 mm (rentang standar)
- Peringkat Beban Dinamis
- 1,5 kN - 380 kN
- Kelas Presisi
- P5 standar, P4/P2 atas permintaan

Bearing Bola Kontak Sudut
Dirancang untuk beban gabungan yang memadukan gaya radial dengan gaya aksial tinggi, menggunakan sudut kontak tertentu agar distribusi beban optimal.
- Diameter Lubang
- 10 mm - 200 mm (rentang standar)
- Peringkat Beban Dinamis
- 3 kN - 400 kN
- Kelas Presisi
- P5 standar, P4/P2 sesuai permintaan

Bearing Bola Self-Aligning
Bearing bola dua baris dengan lintasan gelinding cincin luar berbentuk sferis yang memungkinkan self-alignment, ideal untuk poros yang tidak selaras atau melendut.
- Diameter Lubang
- 10 mm - 100 mm (rentang standar)
- Peringkat Beban Dinamis
- 2 kN - 120 kN
- Kelas Presisi
- P5 standar, P6 sesuai permintaan

Bearing Bola Aksial
Bearing dengan dua cincin dudukan berlintasan gelinding yang dirancang khusus untuk menahan gaya aksial dalam satu arah dan memosisikan poros secara presisi.
- Diameter Lubang
- 10 mm - 150 mm (rentang standar)
- Peringkat Beban Dinamis
- 5 kN - 250 kN
- Kelas Presisi
- P5 standar, P4 sesuai permintaan

Bearing Bola Kontak Empat Titik
Bearing satu baris yang dapat menahan beban aksial dari kedua arah, ideal untuk rolling mill dan mesin berat.
- Diameter Lubang
- 30 mm - 500 mm
- Peringkat Beban Dinamis
- 20 kN - 800 kN
- Kelas Presisi
- P5 standar, P4/P2 atas permintaan
Poin Utama
- Tersedia dalam 5 jenis: alur dalam, kontak sudut, self-aligning, aksial, dan kontak empat titik
- Diameter lubang 3 mm hingga 200 mm dengan kelas presisi P5, P4, P2
- Baja krom (AISI 52100) dan baja tahan karat (AISI 440C)
- Kecepatan tinggi dengan gesekan rendah — ideal untuk motor, pompa, dan konveyor
- Mutu tersertifikasi berdasarkan ISO 15:2017 dan ISO 492
Ikhtisar Teknis
Bearing bola menggunakan bola sebagai elemen gelinding sehingga terbentuk kontak titik antara bola dan lintasan gelinding. Secara umum, bearing bola mampu berputar pada kecepatan sangat tinggi, tetapi kapasitas bebannya lebih rendah daripada bearing rol berukuran sama. ANDE memproduksi rangkaian lengkap untuk berbagai aplikasi, mulai dari motor listrik kecil dan peralatan rumah tangga hingga pompa industri besar dan sistem konveyor. Lini produk kami mencakup bearing bola alur dalam untuk penggunaan umum, bearing bola kontak sudut untuk beban gabungan, bearing bola self-aligning untuk mengompensasi ketidakselarasan, bearing bola aksial untuk beban aksial, dan bearing bola kontak empat titik untuk beban aksial dua arah. Semua produk dibuat dari baja krom premium (AISI 52100) atau baja tahan karat (AISI 440C), dengan lintasan gelinding yang digerinda presisi dan geometri internal yang dioptimalkan agar putaran halus, senyap, dan tahan lama. Tersedia konfigurasi terbuka, berpelindung, dan berseal, dengan pilihan sangkar baja tekan atau poliamida. Seluruh bearing bola memenuhi standar dimensi ISO 15:2017 dan tersedia dalam kelas presisi P5 (standar) hingga P2 untuk aplikasi berkecepatan tinggi.
Fitur Utama
- Kemampuan putaran tinggi dengan torsi gesekan rendah
- Tersedia dengan diameter lubang 3mm hingga 200mm
- Beragam konfigurasi seal dan pelindung untuk mencegah kontaminasi
- Pilihan baja krom dan baja tahan karat
- Kelas presisi: P5, P4, P2 untuk memenuhi berbagai kebutuhan aplikasi
- Sesuai dengan standar ISO 15:2017 dan ISO 492
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa perbedaan bearing bola alur dalam dan bearing bola kontak sudut?
Bearing bola alur dalam bersifat serbaguna dan dapat menahan beban radial serta aksial sedang. Bearing bola kontak sudut memiliki sudut kontak, biasanya 15°–40°, sehingga mampu menahan beban aksial yang lebih tinggi dalam satu arah. Jenis ini cocok untuk rakitan spindel, pompa, dan konfigurasi pemasangan berpasangan.
Kelas presisi apa yang tersedia untuk bearing ANDE?
Bearing bola ANDE tersedia dalam kelas presisi P5 (standar), P4 (presisi tinggi), dan P2 (presisi ultratinggi) sesuai ISO 492. Kelas yang lebih tinggi memberikan toleransi dimensi dan akurasi putaran yang lebih ketat untuk aplikasi seperti spindel mesin perkakas CNC dan motor listrik berkecepatan tinggi.
Bagaimana memilih ukuran bearing bola yang tepat?
Pemilihan ditentukan oleh empat faktor: kapasitas beban radial dan aksial yang diperlukan, kecepatan operasi, ruang pemasangan, dan kondisi lingkungan. Mulailah dari peringkat beban dinamis ekuivalen (C) dan target umur L10, lalu verifikasi kecepatan batasnya. ANDE menawarkan diameter lubang 3 mm hingga 200 mm untuk sebagian besar aplikasi industri.
Bisakah bearing bola menahan beban aksial?
Ya. Bearing bola aksial dirancang khusus untuk beban aksial. Bearing kontak sudut dan kontak empat titik dapat menahan beban radial dan aksial gabungan. Bearing bola alur dalam mampu menahan beban aksial ringan, hingga sekitar 50% dari sisa kapasitas beban radial. Untuk beban aksial dua arah yang berat, gunakan bearing kontak empat titik.
Bearing ANDE terbuat dari material apa?
Bearing bola standar ANDE dibuat dari baja krom karbon tinggi (AISI 52100/GCr15) untuk mencapai kekerasan dan umur lelah yang optimal. Baja tahan karat AISI 440C tersedia untuk lingkungan korosif. Berdasarkan kebutuhan kecepatan dan suhu aplikasi, tersedia sangkar baja tekan, kuningan hasil pemesinan, atau poliamida (PA66).
Artikel Terkait
Bearing Bola Otomotif: Jenis, Kegunaan, dan Panduan Pembelian (2026)
Posisi bearing bola di mobil modern, lima kategori yang benar-benar perlu Anda tentukan, alasan motor traksi EV memerlukan hibrida keramik, dan cara mengenali produk palsu.
2026-05-19Beban Dinamis vs. Beban Statis pada Bearing (C vs. C₀)
Kapasitas beban dinamis C menentukan umur kelelahan L₁₀ saat bearing berputar (ISO 281). Kapasitas beban statis C₀ membatasi deformasi permanen (ISO 76). Di bawah 10 rpm, C₀ menjadi acuan.
2026-05-13Bagaimana Cara Mengukur Bearing? Panduan Langkah demi Langkah
Ukur bearing dalam tiga angka: diameter dalam, diameter luar, dan lebar. Dua digit terakhir kode bearing × 5 menunjukkan diameter lubang dalam milimeter sesuai ISO 15.
2026-05-06Untuk Apa Bearing Bola Digunakan? Aplikasi dan Jenis
Penggunaan bearing bola dan cara memilih jenis yang tepat. Dari handpiece dental berkecepatan 400.000 rpm hingga motor traksi kendaraan listrik, inilah tujuh bidang aplikasi utama.
2026-05-02Berbagai Jenis Bearing: Panduan Lengkap
Sebelas kategori bearing: dari bola alur dalam (jenis paling banyak diproduksi di dunia) hingga levitasi magnetik. Cara kerja masing-masing dan aplikasinya.
Kirim Gambar / Model / Kondisi Operasi → Penawaran Dalam 24 Jam
Tim teknik kami meninjau spesifikasi Anda dan memberikan penawaran terperinci beserta rekomendasi pemilihan bearing.
Kategori Lainnya
Butuh bearing ini untuk aplikasi Anda?
Tim teknik kami dapat membantu memilih bearing, meninjau spesifikasi khusus, dan memberikan harga pembelian dalam jumlah besar.