
Roller Bearing
Bearing Roller Silindris
Bearing berkapasitas beban radial tinggi menggunakan kontak garis antara roller dan jalur luncur untuk distribusi tegangan optimal pada mesin industri.
Ikhtisar Teknis
Bearing roller silindris menggunakan kontak garis antara elemen gelinding dan jalur luncur, yang mengoptimalkan distribusi faktor tegangan pada titik kontak antara roller dan jalur luncur. Konstruksi ini berarti bearing roller silindris memiliki kapasitas beban radial yang sangat tinggi. Tergantung pada desainnya, mereka juga dapat mentransmisikan jumlah beban aksial yang terbatas. Bearing roller silindris ANDE tersedia dalam berbagai konfigurasi (NU, NJ, NUP, N, NF).
Fitur Utama
Spesifikasi Teknis
Aplikasi
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Q1Apa perbedaan antara tipe NU, NJ, dan NUP pada cylindrical roller bearing?
Tipe NU memiliki dua flens pada cincin luar saja, memungkinkan pergerakan aksial bebas pada cincin dalam. Tipe NJ memiliki dua flens pada cincin luar dan satu pada cincin dalam, memberikan lokasi aksial dalam satu arah. Tipe NUP memiliki dua flens pada cincin luar dan satu flens lepas ditambah satu flens integral pada cincin dalam, memberikan lokasi aksial di kedua arah.
Q2Bisakah cylindrical roller bearing menangani beban aksial?
Tipe NU standar hanya dapat menangani beban radial. Tipe NJ dan NUP dapat menangani beban aksial terbatas dalam satu atau kedua arah. Untuk beban aksial yang signifikan, pertimbangkan tapered roller bearing atau spherical roller bearing sebagai gantinya.
Produk Terkait

Bearing Rol Taper
Dirancang untuk menangani beban radial dan aksial kombinasi dengan raceway tapered untuk aplikasi heavy-duty.

Bearing Rol Spherical
Bantalan self-aligning dua baris dengan roller berbentuk tong untuk beban radial berat, ketahanan kejut, dan kompensasi misalignment hingga 2° dalam aplikasi pertambangan, baja, dan energi.

Bearing Roller Jarum
Bearing kompak dengan elemen gelinding yang sangat panjang dan tipis, memberikan kapasitas beban radial tinggi dalam ruang radial minimal.